Bidan Harus Mampu Tingkatkan Profesionalisme

ByBukar

Bidan Harus Mampu Tingkatkan Profesionalisme

Jenis perusahaan bisa berupa perusahaan makanan, distributor besi baja, provider, dan bidang lainnya. Selain itu, diperlukan juga untuk bersikap ramah dan menyenangkan. Sehingga komunikasi dengan rekan kerja bisa terjalin dan berjalan dengan baik. Sehingga Anda benar-benar memahami dengan baik tugas dan tanggung jawab serta bisa berkontribusi secara maksimal di dalam tim kerja Anda. Komunikasi yang baik dan jelas seperti ini akan sangat memudahkan Anda untuk memahami berbagai hal, termasuk target kerja tim Anda. Perkenalkan diri Anda dengan baik dan cobalah untuk berbaur dengan karyawan lainnya.

Psikolog dan atau Ilmuwan Psikologi berusaha mencegah orang atau pihak lain yang dapat mereka kendalikan, seperti lembaga tempat bekerja, sponsor, penerbit, atau pengelola media dari membuat pernyataan yang dapat dikategorikan sebagai penipuan berkenaan dengan jasa dan atau praktik psikologi. Bila mengetahui adanya pernyataan yang tergolong penipuan atau pemalsuan terhadap karya mereka yang dilakukan orang lain, Psikolog dan atau Ilmuwan Psikologi berusaha untuk menjelaskan kebenarannya. Setiap proses penelitian atau pemeriksaan psikologi yang melibatkan manusiaharusdisertai dengan informed consent. Psikolog dan atau Ilmuwan Psikologi memiliki dua jenis bentuk hubungan profesional yaitu hubungan antar profesi yaitu dengan sesama Psikolog dan atau Ilmuwan Psikologi serta hubungan dengan profesi lain. Apabila ada hubungan majemuk yang diperkirakan akan merugikan , Psikolog dan atau Ilmuwan Psikologi melakukan langkah-langkah yang masuk akal untuk mengatasi hal tersebut dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik orang yang terkait dan kepatuhan yang maksimal terhadap Kode etik.

Kerjasama antara Pengurus Himpsi dan Majelis Psikologi Indonesia menjadi bahan pertimbangan dalam penyelesaian kasus pelanggaran Kode Etik. Kerjasama tersebut dapat dilakukan dalam pelaksanaan tindakan investigasi, proses penyidikan dan persyaratan yang diperlukan untuk dapat mencapai hasil yang diharapkan dengan memanfaatkan sistem di dalamorganisasi yang ada. Dalam pelaksanaannya diusahakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dengan tetap memegang teguh prinsip kerahasiaan. Dengan adanya sistem kontrol, pemerintah bias memastikan bahwa tunjangan profesi pendidik ini hanya diberikan kepada yang benar-benar berhak dan layak memperolehnya.

Pelanggaran terhadap etika profesi psikologi dapat dilakukan oleh Psikolog dan atau Ilmuwan Psikologi, perorangan, organisasi pengguna layanan psikologi serta pihak-pihak lain. Pelaporan pelanggaran ditujukan kepada Himpunan Psikologi Indonesia untuk nantinya diserahkan kepada Majelis Psikologi Indonesia. Mekanisme pelaporan secara element akan diatur dalam mekanisme tersendiri. Apabila konflik tidak dapat diselesaikan dengan cara tersebut, Psikolog dan atau Ilmuwan Psikologi diharapkan patuh terhadap tuntutan hukum, peraturan atau otoritas hukum lainnya yang berlaku. Arti kepentingan pelanggan ini, yakni kualitas dan kemajuan pendidikan itu merupakan harapan dari masyarakat dalam membentuk manusia yang berilmu, cerdas, beramal, berakhlak mulia dan kompetitip.

Tanggung jawab sosial diwujudkan melalui kompetensi guru dalam memahami dirinya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari lingkungan sosial serta memiliki kemampuan berinteraksi sosial. Tanggung jawab intelektual diwujudkan melalui penguasaan berbagai perangkat pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menunjang tugas-tugasnya. Tanggung jawab religious dan ethical diwujudkan melalui penampilan guru sebagai makhluk beragama yang perilakunya senantiasa tidak menyimpang dari norma agama dan norma moral.

Cara membina profesionalitas dengan partner kerja

Pelatihan dapat dilakukan dengan mengembangkan individu dalam bentuk peningkatan keterampilan, pengetahuan dan sikap. Strategi pengembangan SDM tidak hanya melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan, namun ada banyak cara untuk mengembangkannya. Di era globalisasi seperti ini semua orang dituntut untuk lebih canggih dalam menggunakan teknologi saat bekerja, Termasuk dalam mengelola bisnis.

Pembagian hasil keuntungan usaha harus dilakukan secara transparan dengan kesepakatan bersama. Idealnya adalah masing-masing pihak yang menempatkan modal usaha, hendaknya mendapatkan pembagian hasil usaha menurut prosentase modal yang diberikan. Membicarakan bagi hasil secara terbuka dilakukan agar tidak ada salah prasangka. Bukankah modal modal utama dalam bermitra adalah saling percaya dan keterbukaan? Banyak usaha atau bisnis yang sudah dirintis dan berhasil dengan baik, tapi harus kandas karena masalah pembagian keuntungan ini. PPPK yang dijatuhi sanksi administratif tingkat berat berupa pemutusan hubungan perjanjian kerja tidak dengan hormat dicabut haknya untuk memakai tanda kehormatan berdasarkan Undang-Undang ini.

About the author

Bukar administrator